Manusia diciptakan oleh Tuhan, alam semesta ini diciptakan oleh Tuhan, dan hidup ini juga adalah pemberian Tuhan. Tuhan, zat yang sangat sempurna, tak ada seorang pun yang dapat menandingi Tuhan, walaupun sebesar apapun IQ orang tersebut.
Namun, di era global seperti ni, pemikiran bisa terkocok-kocok dengan paham liberal bahkan komunis. Tak heran, kalau sekarang ini masih ada orang yang tidak percaya dengan Tuhan! Sangat mencengangkan.
Ada saja persepsi mereka yang membuat kehadiran Tuhan ditiadakan.
Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi itulah yang membuat mereka berpikir bahwa mereka bisa hidup sendiri tanpa bantuan tangan Tuhan. Apa itu benar?
Ya, mungkin untuk beberapa hal material, mereka bisa berdiri sendiri. hujan buatan pun bisa diciptakan, manusia pun dapat diciptakan lewat bayi tabung, hewan pun dapat dikloning, dan hal-hal hebat yang dapat mereka cipatakan.
Tapi, untuk hal psikologis, mereka akan merasa sanagt hampa dan kosong tanpa adanya kepercayaan terhadapa Tuhan. Kemana mereka akan memohon? Kemana mereka akan meminta pertolongan saat duka? Mungkin mereka sendiri pun tak bisa menjawab.
Dan baru-baru ini saya baca sebuah artikel, klik disini untuk membaca. dengan judul "Partikel Tuhan Sudah Ditemukan?"
Sedikit tergelitik, bukankah Tuhan memang sudah ada dari dulu? Mengapa mereka harus ribet-ribet meneliti mengenai partikel Tuhan?
Ada sebuah kalimat berbunyi : "Jangan pikirkan mengenai zat Tuhan, tapi lihatlah hasil ciptaan-Nya. Disitu kau akan melihat bahwa Tuhan memang ada"
Sebagai orang awam, saya sangat setuju dengan kutipan diatas. Bila kita pikirkan mengenai zat Tuhan, manusia tidak akan mampu menjangkau hal itu, yang ada manusia itu akan gila!
Jadi, hanya ada satu kunci : percaya dan beriman.
Iman adalah diucapkan dengan lisan, diyakini dalam hati, dan dilakukan dengan perbuatan.
Sabtu, 17 Maret 2012
Banyak hari-hari yang dilewati oleh tiap orang dalam hidup ini. Tiap hari mengandung banyak kesan, entah itu menyenangkan, menyedihkan, bahkan hal sepele sekali pun bisa membuat hari-hari itu indah dan berkesan.
Seperti hari ini, banyak hal yang sudah saya lewati.
1. Pengumuman IYF dan ternyata lolos dalam gelombang pertama! What a great \m/
2. Ikut Blog Fest di Giant
3. Cerita-cerita sama Dinar
4. Mempersiapkan tugas biologi buat besok setelah libur selama 1 minggu karena kelas 3 UAS
5. Nonton tv
Buat hari ini aja, yang masih setengah hari sudah ada beberapa hal yang terlewati. Jadi, kalo banyak orang bilang hidupnya sangat membosankan, mungkin dia belum bisa menikmati hal-hal kecil yang sederhana yang malah bisa membuat sebuah "letupan-letupan" dalam hidup itu sendiri.
So, life is never flat if you can respect to this life (y)
Seperti hari ini, banyak hal yang sudah saya lewati.
1. Pengumuman IYF dan ternyata lolos dalam gelombang pertama! What a great \m/
2. Ikut Blog Fest di Giant
3. Cerita-cerita sama Dinar
4. Mempersiapkan tugas biologi buat besok setelah libur selama 1 minggu karena kelas 3 UAS
5. Nonton tv
Buat hari ini aja, yang masih setengah hari sudah ada beberapa hal yang terlewati. Jadi, kalo banyak orang bilang hidupnya sangat membosankan, mungkin dia belum bisa menikmati hal-hal kecil yang sederhana yang malah bisa membuat sebuah "letupan-letupan" dalam hidup itu sendiri.
So, life is never flat if you can respect to this life (y)
Jumat, 16 Maret 2012
hari ini, 16 maret 2012.
umurku bertambah, ya bertambah tua. namun, umurku juga berkurang. ya, umur dalam catatan Sang Ilahi berkurang dan semakin mendekat kepada kematian.
17 tahun. Mereka bilang ini sweetseventeen. ya, tujuh belas tahun yang indah.
indah, apakah memang indah? bagi sebagain yang mempercayainya ya 17 itu memang indah.
namun, hari ini aku merasa biasa-biasa saja. ya, hanya ada yang beda saja. namun, tidak ada yang sangat "wah". 17 aku maknai dengan sebuah perubahan.ya, perubahan menuju yang lebih baik, amin.
hari ini, aku menghabiskan hari bareng Tiara, sahabatku. Amel dan Winda ngucapinnya telat banget. Ku kira mereka lupa. sedih juga sih saat Amel dan Winda gak kunjung ngucapin juga. Walaupun udah banyak temen2 lain yang ngucapian, tapi kalo sahabat2 terdekat blm ngucapin, rasanyaaaaa yaah gitu deh. hampa. ada yang kurang.
dan akhirnya tadi mereka udah ngucapain, thankyou ya my bestiest /bighug.
di 17 tahun ini semoga :
1. Aku bisa lebih baik dari sebelumnya
2. Bisa terus berjuang dan bekerja keras dalam meraih apa yang aku cita-citakan
3. Bisa membahagiakan orang tua
4. Bisa tambah menjadi anak yang sholehah
amin amin. semua yang terbaik deh pokoknya :)
yaudah, makasih buat Allah SWT, my parents and my bestiest. 17th is nice but my life during this 17 is great :)
umurku bertambah, ya bertambah tua. namun, umurku juga berkurang. ya, umur dalam catatan Sang Ilahi berkurang dan semakin mendekat kepada kematian.
17 tahun. Mereka bilang ini sweetseventeen. ya, tujuh belas tahun yang indah.
indah, apakah memang indah? bagi sebagain yang mempercayainya ya 17 itu memang indah.
namun, hari ini aku merasa biasa-biasa saja. ya, hanya ada yang beda saja. namun, tidak ada yang sangat "wah". 17 aku maknai dengan sebuah perubahan.ya, perubahan menuju yang lebih baik, amin.
hari ini, aku menghabiskan hari bareng Tiara, sahabatku. Amel dan Winda ngucapinnya telat banget. Ku kira mereka lupa. sedih juga sih saat Amel dan Winda gak kunjung ngucapin juga. Walaupun udah banyak temen2 lain yang ngucapian, tapi kalo sahabat2 terdekat blm ngucapin, rasanyaaaaa yaah gitu deh. hampa. ada yang kurang.
dan akhirnya tadi mereka udah ngucapain, thankyou ya my bestiest /bighug.
di 17 tahun ini semoga :
1. Aku bisa lebih baik dari sebelumnya
2. Bisa terus berjuang dan bekerja keras dalam meraih apa yang aku cita-citakan
3. Bisa membahagiakan orang tua
4. Bisa tambah menjadi anak yang sholehah
amin amin. semua yang terbaik deh pokoknya :)
yaudah, makasih buat Allah SWT, my parents and my bestiest. 17th is nice but my life during this 17 is great :)
Selasa, 13 Maret 2012
pas lihat profile blog dan ada tulisan "aktif sejak maret 2011".
wah, ini kan juga bulan maret, tapi tahun 2012!
dan berarti aku udah menulis dan sharing mengenai hal apapun di blog ini udah setahun! gak terasa, setahun sudah aku memenuhi blog ini dgn cerita-cerita simple dgn gaya menulisku sendiri.
awalnya buat blog, karena aku emang suka nulis. ya, coba-coba juga cerita-cerita aja. tapi gak hanya cerita2 aja, aku ingin tetap menampilkan makna dari setiap postingan yang aku buat.
walaupun awalnya blog ini jadi akun pribadiku, dan sekarang mungkin udah dibaca oleh beberapa orang. ya, just one my wish:
i hope, i can growing with my writing which from my idea, you can enjoy it, and the most imporatant that you and i can get a valueable thing from every my posting :)
and dont forget to say the greatest thanks for Allah SWT who give me a brain and hand to think and write. thanks my God :")
kee pasion to write \m/
wah, ini kan juga bulan maret, tapi tahun 2012!
dan berarti aku udah menulis dan sharing mengenai hal apapun di blog ini udah setahun! gak terasa, setahun sudah aku memenuhi blog ini dgn cerita-cerita simple dgn gaya menulisku sendiri.
awalnya buat blog, karena aku emang suka nulis. ya, coba-coba juga cerita-cerita aja. tapi gak hanya cerita2 aja, aku ingin tetap menampilkan makna dari setiap postingan yang aku buat.
walaupun awalnya blog ini jadi akun pribadiku, dan sekarang mungkin udah dibaca oleh beberapa orang. ya, just one my wish:
i hope, i can growing with my writing which from my idea, you can enjoy it, and the most imporatant that you and i can get a valueable thing from every my posting :)
and dont forget to say the greatest thanks for Allah SWT who give me a brain and hand to think and write. thanks my God :")
kee pasion to write \m/
banyak hal yang terjadi di detik-detik, menit-menit, jam-jam, dan hari-hari dalam hidup kita. dan terkadang kejadian yang lalu dgn kejadian yang sekarang ternyata kita lewati dan lakukan dalam satu lingkaran waktu dengan orang-orang yang sama ataupun dgn orang-orang yang baru tapi sebenarnya orang itu sudah ada di hidup kita, hanya tak terjangkau.
berikut kasus-kasusnya:
kasus 1:
pas gw kelas 7, gw punya temen cowok. gw dan temen2 lain lumayan deket sama dia karena kita lumayan sering sekelompok. pas awal2 masuk, dia suka cerita ttg temen cewek SDnya, gw dan temen2 lain juga tau dan suka denger juga. Dan ternyata, temen cewek SD dia itu temenen dgn temen2 SD gw. dan belakangan, cewek itu satu sekolah sama gw, ya di SMA.
kasus 2:
pas kelas 9, gw deketlah dgn seseorang. dan setelah itu, kita pisah sekolah dan misscom. dan akhirnya dia sekarang udah punya pacar. dan pacarnya itu ternyata temen SMP temen2 gw sekarang yang ada di SMA.
kasus 3:
Di Pusakawira, gw punya pembina. Nah, pembina itu ternyata wali muridnya anak yang diajarin sama Mama.
kasus 4:
pas SD, gw pernah ikut olimpiade. nah, saat itu gw kenalan dgn anak SD lain. tapi setelah itu, kita gak pernah komunikasi lagi. dan pas masuk SMA ini, ada orang yang mirip bgt dgn temen pas olimpiade itu. walaupun agak buyar, tapi sepertinya anak itu anak yang bareng2 gw olimpiade. mukanya mirip, tapi itu baru pikiran gw ya :d
kasus 5:
pas masih SD dan belum pindah ke rumah yang sekarang. gw punya temen deket namanya Lani. dan setelah gw pindah ke rumah ini, gw udah jarang main bareng dgn dia. belakangan gw tau kalo temen sekelas gw adalah sahabat Lani pas SD.
kasus 6:
gw punya sahabat, namanya Tiara. ibunya tiara itu, nagajar di sebuah SMP. dan ternyata anak bibi yang sekolah di SMP yang sama dgn tempat ibunya Tiara, juga diajar oleh ibunya Tiara.
masih banyak hal-hal yang sebenarnya sangat dekat dgn kehidupan kita dgn orang-orang yang sama. apa itu kebetulan? entahlah.
sebuah kebetulan tidak bisa diukur dgn hal-hal seperti itu. apa memang sebenarnya kebetulan itu tidak ada? entahlah.
hm, mungkin yang lebih tepat adalah how narrow this world is. ya, betapa sempitnya dunia ini :d
berikut kasus-kasusnya:
kasus 1:
pas gw kelas 7, gw punya temen cowok. gw dan temen2 lain lumayan deket sama dia karena kita lumayan sering sekelompok. pas awal2 masuk, dia suka cerita ttg temen cewek SDnya, gw dan temen2 lain juga tau dan suka denger juga. Dan ternyata, temen cewek SD dia itu temenen dgn temen2 SD gw. dan belakangan, cewek itu satu sekolah sama gw, ya di SMA.
kasus 2:
pas kelas 9, gw deketlah dgn seseorang. dan setelah itu, kita pisah sekolah dan misscom. dan akhirnya dia sekarang udah punya pacar. dan pacarnya itu ternyata temen SMP temen2 gw sekarang yang ada di SMA.
kasus 3:
Di Pusakawira, gw punya pembina. Nah, pembina itu ternyata wali muridnya anak yang diajarin sama Mama.
kasus 4:
pas SD, gw pernah ikut olimpiade. nah, saat itu gw kenalan dgn anak SD lain. tapi setelah itu, kita gak pernah komunikasi lagi. dan pas masuk SMA ini, ada orang yang mirip bgt dgn temen pas olimpiade itu. walaupun agak buyar, tapi sepertinya anak itu anak yang bareng2 gw olimpiade. mukanya mirip, tapi itu baru pikiran gw ya :d
kasus 5:
pas masih SD dan belum pindah ke rumah yang sekarang. gw punya temen deket namanya Lani. dan setelah gw pindah ke rumah ini, gw udah jarang main bareng dgn dia. belakangan gw tau kalo temen sekelas gw adalah sahabat Lani pas SD.
kasus 6:
gw punya sahabat, namanya Tiara. ibunya tiara itu, nagajar di sebuah SMP. dan ternyata anak bibi yang sekolah di SMP yang sama dgn tempat ibunya Tiara, juga diajar oleh ibunya Tiara.
masih banyak hal-hal yang sebenarnya sangat dekat dgn kehidupan kita dgn orang-orang yang sama. apa itu kebetulan? entahlah.
sebuah kebetulan tidak bisa diukur dgn hal-hal seperti itu. apa memang sebenarnya kebetulan itu tidak ada? entahlah.
hm, mungkin yang lebih tepat adalah how narrow this world is. ya, betapa sempitnya dunia ini :d
hai blogger :)
udah baca postingan gw yang lalu dgn judul "Tom aka Entong" ? kalo yang belum baca, silahkan baca dulu ya :D kalo yang udah, gw mau ngabarin ternyata Tom yang kemrin2 udah mendingan dan pulih, ternyata dia udah gak ada. ya, you know lah maksudnya apa?
gw juga kaget dan sedih pas tubuhnya udah kaku. yah, tapi semua itu pasti ada hikmahnya. hanya satu : rumah jadi kehilangan suara meong-meongnya dia dan gak ada lagi kerjaan untuk ngasih susu dia :"( dan sampai dia udah gak ada, gw (masih) takut sama kucing.
yaudah, bye tom(ng). living in peace yaa :")
udah baca postingan gw yang lalu dgn judul "Tom aka Entong" ? kalo yang belum baca, silahkan baca dulu ya :D kalo yang udah, gw mau ngabarin ternyata Tom yang kemrin2 udah mendingan dan pulih, ternyata dia udah gak ada. ya, you know lah maksudnya apa?
gw juga kaget dan sedih pas tubuhnya udah kaku. yah, tapi semua itu pasti ada hikmahnya. hanya satu : rumah jadi kehilangan suara meong-meongnya dia dan gak ada lagi kerjaan untuk ngasih susu dia :"( dan sampai dia udah gak ada, gw (masih) takut sama kucing.
yaudah, bye tom(ng). living in peace yaa :")
Minggu, 11 Maret 2012
bagi pelajar, yang namanya ulangan udah gak asing lagi. ada ulangan harian, mid test, akhir semester, US, dan UN. selama saya menjadi pelajar, saya baru menyadari ternyata banyak hal yang perlu diperhatikan saat ulangan dan juga perwatakan orang-orang jadi berubah saat ulangan itu, dan hal2 yang meresahkan lainnya.
hal yang perlu diperhatikan :
1. Perbanyak relasi. maksudnya gak boleh kuper dan harus cari2 informasi baik dgn teman sekelas, beda kelas, bahkan kakak kelas. Cari tau, temen mana yang udah punya kisi2 atau contoh soal atau soal ulangan tahun lalu terus foto copy deh.
2. Buat yang les, tanya kisi2 itu ke guru les. buat yang gak les, tanya ke temen yang les (cara) dan jawabannya.
3. Kalo ulangan udh selesai, jgn langsung pulang. cari2 tau info dulu atau kumpul bareng temen dulu. biasanya foto copy dan kantin rame.
4. Yang make BB, jgn sampe pulsa minim karena akan menyulitkan.
tipe2 orang saat ulangan :
1. Jdi banyak relasi. temen sekelas lah, temen beda kelas lah, temen deket rumah lah, kakak kelas lah, guru les lah.diantara mereka pasti ada yang ditanya untuk kisi2 ulangan
2. Sibuk. Soalnya harus ke fotocopy untuk copy soal
3. Cuek. Biasanya yang udah punya soal ditangan duluan, jarang mau ngasih soalnya ke temen2 yang lain. untuk dirinya sendiri aja.
4. Cerdik. Ya cerdik untuk memanfaatkan kesempatan dalam kesulitan.
banyak hal yang baru saya sadari ternyata ulangan bukan real ulangan dan belajar, ternyata ada usaha sampingan untuk mempermudah ulangan itu sendiri. Apa yang harus disalahkan sebenarnya? entahlah.
kesuksesan ulangan bisa dikatakan dgn kalimat : siapa yang banyak relasi, dia yang akan beruntung.
bagi saya, ya ulangan memang bukan sebenar2nya ulangan. ya, karena ada faktor X tadi. dulu saya bukan tipe orang yang suka cari tau apa yang bakal keluar di soal ulangan kecuali guru itu kasih tau kisi2nya.
Namun, berlalunya waktu saya jadi mengikuti hal2 tsb dengan dalih, mempermudah sistem belajar SKS (Sistem Kebut Semalam) itu. Di satu sisi, saya ingin itu hasil saya belajar sendiri. namun disisi lain, saya jg gak bisa jadi orang yang skak sedangkan teman2 lagi sangat aktif untuk mencari tau. ya, karena tadi, siapa yang banyak relasi, dia yang beruntung.
Ya, memang sulit untuk menyalahkan sebenarnya. Saya hanya sedikit risau mengenai hal ulangan tsb.
Itu masalah usaha dalam ulangan.
Sekarang beranjak ke masalah contek-mencontek.
Mencontek bukan hal yang aneh lagi bahkan itu sudah lazim dilakukan oleh pelajar Indonesia. banyak cara untuk mencontek. sms temen, buka buku, tanya temen, dsbnya.
bagi saya, sesulit apapun soal itu saya coba kerjakan dulu sendiri. kalau benar2 sudah mentok baru saya tanya teman. mungkin saya memang orang yang individualism saat ulangan, ya saya akui dan memang itu saya.
walaupun agak individualism, tetep aja satu dua orang mah nanya jawaban.
kadang saya mikir, saya udah belajar malamnya dan mereka nanya jawaban gitu aja? segampang itu? ahh, sulitnya menolak. terlalu banyak persepsi yang timbul dari suatu reaksi atau jawaban kita.
kegelisahan itu saya tanyakan kepada mbak Nisa saat Mentoring sabtu lalu, stelah UTS. Ia menjelaskan mengenai ciri2 muslim yang sejati. Salah satunya bermanfaat bagi orang lain.
Bermanfaat bagi orang lain sangat menggelitik hati saya. karena kalimat itu dapat diartikan menjadi 2 persepsi.
Persepsi 1:
Dengan dalih bermanfaat bagi orang lain, temen membuat kita untuk kasih tau jawaban ulangan. Padahal memberi jawaban itu tidak boleh sama seperti kerjasama. di sisi lain juga, kita sudah belajar mati-matian.
Persepsi 2:
Bermanfaat bagi orang lain gak bisa diartikan dengan memberi jawaban ke teman saat ulangan. dan imbasnya, persepsi mereka kita dibilang pelit, gak mau bagi2 lah, egois.
Memang serba sulit sepertinya.
Intinya, ulangan itu sebuah persaingan untuk mendapatkan posisi. Siapa yang kuat, dia yang menang.
Siapa yang kuat, dia yang menang.
Persepsikan sendiri oleh anda.
hal yang perlu diperhatikan :
1. Perbanyak relasi. maksudnya gak boleh kuper dan harus cari2 informasi baik dgn teman sekelas, beda kelas, bahkan kakak kelas. Cari tau, temen mana yang udah punya kisi2 atau contoh soal atau soal ulangan tahun lalu terus foto copy deh.
2. Buat yang les, tanya kisi2 itu ke guru les. buat yang gak les, tanya ke temen yang les (cara) dan jawabannya.
3. Kalo ulangan udh selesai, jgn langsung pulang. cari2 tau info dulu atau kumpul bareng temen dulu. biasanya foto copy dan kantin rame.
4. Yang make BB, jgn sampe pulsa minim karena akan menyulitkan.
tipe2 orang saat ulangan :
1. Jdi banyak relasi. temen sekelas lah, temen beda kelas lah, temen deket rumah lah, kakak kelas lah, guru les lah.diantara mereka pasti ada yang ditanya untuk kisi2 ulangan
2. Sibuk. Soalnya harus ke fotocopy untuk copy soal
3. Cuek. Biasanya yang udah punya soal ditangan duluan, jarang mau ngasih soalnya ke temen2 yang lain. untuk dirinya sendiri aja.
4. Cerdik. Ya cerdik untuk memanfaatkan kesempatan dalam kesulitan.
banyak hal yang baru saya sadari ternyata ulangan bukan real ulangan dan belajar, ternyata ada usaha sampingan untuk mempermudah ulangan itu sendiri. Apa yang harus disalahkan sebenarnya? entahlah.
kesuksesan ulangan bisa dikatakan dgn kalimat : siapa yang banyak relasi, dia yang akan beruntung.
bagi saya, ya ulangan memang bukan sebenar2nya ulangan. ya, karena ada faktor X tadi. dulu saya bukan tipe orang yang suka cari tau apa yang bakal keluar di soal ulangan kecuali guru itu kasih tau kisi2nya.
Namun, berlalunya waktu saya jadi mengikuti hal2 tsb dengan dalih, mempermudah sistem belajar SKS (Sistem Kebut Semalam) itu. Di satu sisi, saya ingin itu hasil saya belajar sendiri. namun disisi lain, saya jg gak bisa jadi orang yang skak sedangkan teman2 lagi sangat aktif untuk mencari tau. ya, karena tadi, siapa yang banyak relasi, dia yang beruntung.
Ya, memang sulit untuk menyalahkan sebenarnya. Saya hanya sedikit risau mengenai hal ulangan tsb.
Itu masalah usaha dalam ulangan.
Sekarang beranjak ke masalah contek-mencontek.
Mencontek bukan hal yang aneh lagi bahkan itu sudah lazim dilakukan oleh pelajar Indonesia. banyak cara untuk mencontek. sms temen, buka buku, tanya temen, dsbnya.
bagi saya, sesulit apapun soal itu saya coba kerjakan dulu sendiri. kalau benar2 sudah mentok baru saya tanya teman. mungkin saya memang orang yang individualism saat ulangan, ya saya akui dan memang itu saya.
walaupun agak individualism, tetep aja satu dua orang mah nanya jawaban.
kadang saya mikir, saya udah belajar malamnya dan mereka nanya jawaban gitu aja? segampang itu? ahh, sulitnya menolak. terlalu banyak persepsi yang timbul dari suatu reaksi atau jawaban kita.
kegelisahan itu saya tanyakan kepada mbak Nisa saat Mentoring sabtu lalu, stelah UTS. Ia menjelaskan mengenai ciri2 muslim yang sejati. Salah satunya bermanfaat bagi orang lain.
Bermanfaat bagi orang lain sangat menggelitik hati saya. karena kalimat itu dapat diartikan menjadi 2 persepsi.
Persepsi 1:
Dengan dalih bermanfaat bagi orang lain, temen membuat kita untuk kasih tau jawaban ulangan. Padahal memberi jawaban itu tidak boleh sama seperti kerjasama. di sisi lain juga, kita sudah belajar mati-matian.
Persepsi 2:
Bermanfaat bagi orang lain gak bisa diartikan dengan memberi jawaban ke teman saat ulangan. dan imbasnya, persepsi mereka kita dibilang pelit, gak mau bagi2 lah, egois.
Memang serba sulit sepertinya.
Intinya, ulangan itu sebuah persaingan untuk mendapatkan posisi. Siapa yang kuat, dia yang menang.
Siapa yang kuat, dia yang menang.
Persepsikan sendiri oleh anda.
Langganan:
Postingan (Atom)

