Kamis, 16 Mei 2013

Dimensi

Titik, garis, persegi, persegi panjang, kubus, balok, kerucut, tabung. Itu semua dimensi. Jangan lupa satu dimensi lagi. Waktu. Ya, waktu. Dimensi mencakup ruang dan waktu. Seandainya lorong waktu bisa benar-benar terwujud untuk merealisasikan teori dimensi tersebut, apa mustahil? Tidak ada yang mustahil sepertinya untuk diwujudkan selagi tidak  melawan kodrat sebagai manusia.

Lantas apa? Saya butuh dimensi. Iya, dimensi. Yang katanya punya ruang dan waktu itu! Saya butuh itu. Dimensi. Konsepsi ruang dan waktu untuk bertemu. Namun, komponen dimensi itu tidak pernah match buat saya. Terasa saling meniadakan satu sama lainnya. Atau saya yang selalu merasa begitu? Jelas jelas, ruang dan waktu itu ada, mudah mencarinya kalau memang mau dicari dan ditemukan. Sayangnya, saya tidak cukup gigih untuk menemukan dimensi itu.

Saya hanya butuh dimensi . Ya, saya butuh ruang dan waktu untuk bertemu kamu. Saya dan kamu.

Didedikasikan untuk seorang teman yang selalu melihat banyangannya didepan cermin.